membuat jaringan dengan menggunakan tiga buah router dengan menggunakan dynamic routing. Routing yang akan kita gunakan di sini adalah RIP. Topologi yang akan digunakan adalah sebagai berikut.
Jaringan Router 0 (Router Tengah)
Untuk router 2, command yang harus diketikkan adalah sebagai berikut.
Sedangkan pada router 3, masukkan command berikut ini.
Ada banyak routing protokol yang bisa kita gunakan, seperti BGP, IGRP, EIGRP, OSPF, dll. Namun yang sering dipakai di dunia adalah protokol RIP. Jika pada tutorial di atas kita menggunakan routing protokol RIP, kita bisa menggunakan protokol lain dengan mengganti command router rip menjadi router xyz di mana xyz bisa diganti dengan protokol yang akan digunakan, misalnya bgp.
Jaringan Router 0 (Router Tengah)
- Interface FE 0/0 : 202.46.129.2/24
- Interface FE 0/1 : 10.10.10.1/24
- Network ID Client : 10.10.10.0/24
- Interface FE 0/0 : 202.46.129.1/24
- Interface FE 0/1 : 172.15.1.1/24
- Network ID Client : 172.15.1.0/24
- Interface FE 0/0 : 10.10.10.2/24
- Interface FE 0/1 : 192.168.100.1/24
- Network ID Client : 192.168.100.0/24
--- System Configuration Dialog Router 0--- Continue with configuration dialog? [yes/no]: n Press RETURN to get started! Router>enable Router#configure terminal Router(config)#interface fastEthernet 0/0 Router(config-if)#ip address 202.46.129.2 255.255.255.0 Router(config-if)#no shutdown Router(config-if)#exit Router(config)#interface fastEthernet 0/1 Router(config-if)#ip address 10.10.10.1 255.255.255.0 Router(config-if)#no shutdown Router(config-if)#exit Router(config)#router rip Router(config-router)#network 172.15.1.0 Router(config-router)#network 192.168.100.0 Router(config-router)#network 202.46.129.0 Router(config-router)#network 10.10.10.0 Router(config-router)#
Untuk router 2, command yang harus diketikkan adalah sebagai berikut.
--- System Configuration Dialog Router 1 --- Continue with configuration dialog? [yes/no]: n Press RETURN to get started! Router>enable Router#configure terminal Router(config)#interface fastEthernet 0/0 Router(config-if)#ip address 202.46.129.1 255.255.255.0 Router(config-if)#no shutdown Router(config-if)#exit Router(config)#interface fastEthernet 0/1 Router(config-if)#ip address 172.15.1.1 255.255.255.0 Router(config-if)#no shutdown Router(config)#router rip Router(config-router)#network 10.10.10.0 Router(config-router)#network 192.168.100.0 Router(config-router)#network 202.46.129.0 Router(config-router)#network 172.15.1.0 Router(config-router)#exit
Sedangkan pada router 3, masukkan command berikut ini.
--- System Configuration Dialog Router 2 --- Continue with configuration dialog? [yes/no]: n Press RETURN to get started! Router>enable Router#configure terminal Router(config)#interface fastEthernet 0/0 Router(config-if)#ip address 10.10.10.2 255.255.255.0 Router(config-if)#no shutdown Router(config-if)#exit Router(config)#interface fastEthernet 0/1 Router(config-if)#ip address 192.168.100.1 255.255.255.0 Router(config-if)#no shutdown Router(config-if)#exit Router(config)#router rip Router(config-router)#network 10.10.10.0 Router(config-router)#network 172.15.1.0 Router(config-router)#network 202.46.129.0 Router(config-router)#network 192.168.100.0 Router(config-router)#exitKalo semua router sudah disetting dan dikonfigurasi, sekarang saatnya menguji apakah jaringan yang kita buat sudah terhubung. Koneksikan semua router dengan PC melalui switch. Setting network address masing-masing komputer sesuai dengan gatewaynya. Berikut ini contohnya. GW adalah default gateway.
- PC0 : 172.15.1.10/24 GW 172.15.1.1
- PC1 : 172.15.1.20/24 GW 172.15.1.1
- PC2 : 10.10.10.10/24 GW 10.10.10.1
- PC3 : 10.10.10.20/24 GW 10.10.10.1
- PC4 : 192.168.100.10/24 GW 192.168.100.1
- PC5 : 192.168.100.20/24 GW 192.168.100.1
Ada banyak routing protokol yang bisa kita gunakan, seperti BGP, IGRP, EIGRP, OSPF, dll. Namun yang sering dipakai di dunia adalah protokol RIP. Jika pada tutorial di atas kita menggunakan routing protokol RIP, kita bisa menggunakan protokol lain dengan mengganti command router rip menjadi router xyz di mana xyz bisa diganti dengan protokol yang akan digunakan, misalnya bgp.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar